TRAINER TERLARIS DI INDONESIA

1_Jeni_front2

ROJANI SUMARLIN :: Boss asal Korea dan trainer asal Jepang itu menjerumuskannya ke dalam dunia bonsai, pendulum hidupnya pun berubah arah: batal jadi guru SD, batal pula jadi teknisi otomotif. Sial pernah menimpanya, yamadori satu mobil pick-up yang ia kirim ke seseorang dibilang hilang oleh sang pembeli –sebuah tak tik untuk ngemplang!

Salah satu contoh sket karya Jeni

Salah satu contoh sket karya Jeni

Sesuai pendidikannya, Rojani Sumarlin seharusnya jadi guru sekolah dasar. Tetapi krisis ekomi menghantam Indonesia pada pertengahan dekade pertama tahun 2000, membuat lelaki kelahiran 10 Maret 1971 ini memilih ‘lari’ keluar negeri menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Kota Cheon, Korea Selatan, menjadi tujuannya mengadu nasib, bekerja pada divisi perakitan pabrik mobil KIA.

Di kota industri Cheon di negeri Ginseng inilah pendulum hidupnya berubah arah. Jeni –panggilan karibnya– mulai bersentuhan dengan bonsai, melalui seorang sajang (boss) bernama Kim. Sense of art-nya memburat, passionnya menggeliat, lebih-lebih ketika di hari-hari kemudian dia bisa berguru langsung pada seorang trainer bonsai asal Kyoto (Osaka) Jepang yang di datangkan secara khusus oleh sanjang Kim.

‘’Suatu hari saya diajak main ke rumah sanjang Kim, salah seorang boss KIA. Ternyata saya dipameri koleksi bonsainya, dan anehnya, saya jatuh cinta,” kata Jeni pada BursaBonsai.com.

ROJANI SUMARLiN

ROJANI SUMARLiN

Sejak itu, Jeni berbulat hati untuk menekuni hobi bonsai saat pulang ke Indonesia, tanpa menggusur hobi lamanya dalam melukis fignet. Dengan demikian, harap maklum jika kemudian Jeni juga dikenal handal dalam membuat sketsa bonsai.

“Bagi saya, bonsai itu karya seni yang butuh kesabaran dan ketelatenan, benar-benar penuh tantangan,” sambar Rojani Sumarlin yang dikenal humble (rendah hati) dan jaunty (pandai bergaul) ini.

Pada tahun 2005, Jeni pun balik ke kampung halaman (Lebak) dan kemudian menikah sekaligus menetap di Subang. Tahun itu secara serius ia alih profesi, sambil menggantungkan hidup pada sisa tabungan dari selama bekerja di Korea. Jeni mencoba total jadi bonsai artist. Ia masuk hutan dan semak belukar mendongkel yamadori serut (streblus asper) dll, tak sedikit tetangga di kampungnya merasa heran. Bahkan istrinya pun mulai ragu pada ‘label’ baru suaminya: Jeni si ‘pengangguran’ bonsai artis.

“Suatu saat yamadori serut saya dibeli orang Rp 750 ribu, semua orang di kampung heran, istri saya kegirangan. Kayu bakar itu laku ratusan ribu!,’’ kisah Jeni yang secara khusus mengucapkan terima kasih atas dukungan istri dan keluarganya, juga dukungan Sarifudin (Gepeng) temannya. Jeni mengaku, sebagai trainer ia mengerjakan spesies apa saja, namun 85% dia mengerjakan bonsai-bonsai dari spesies Santigi. Hanya spesies Wareng yang sering membuatnya kewalahan.

Pemphis Acidula karya Jeni

Pemphis Acidula karya Jeni

Saat ini, Jeni menjadi salah satu trainer/styler bonsai paling laris dan mencorong pamornya. Dalam satu bulan dia melakukan dua-tiga perjalanan ke luar kota, dari Denpasar (Bali) sampai Jakarta, mempermak bonsai milik para kolektor dan pedagang. Tetapi ia masih punya waktu untuk menangani sekitar 80 yamadori pemphis acidula dan beberapa spesies lain, miliknya. Kalau sempat, ia kadang ikut kontes bonsai juga. Tahun lalu misalnya, ia jadi juara sket bonsai, dua kali bonsainya dapat penghargaan The Best Ten.

Jeni bahkan sudah tidak ingin mengenang lagi kejadian buruk yang pernah menimpanya beberapa tahun lalu, ketika satu mobil pick-up yamadori hasil buruannya tidak dibayar oleh seorang pembeli di suatu kota. Yamadori bonsai itu di kirim, janjinya satu minggu setelah sampai di tempat akan di bayar. “Tapi, sudah tidak dibayar, bonsai satu mobil pick-up itu dibilang hilang! Mana modal berburu ngutang teman lagi … apes,“ cerita Jeni.

Setelah delapan tahun berlalu, banyak orang bilang: Jeni adalah salah satu “Young Master” yang menjanjikan bagi dunia bonsai Indonesia. //iwan@bursabonsai.com

APA KATA MEREKA?

Robert S

Robert S

ROBERT STEVEN
Tentu saya kenal dia (Rojani Sumarlin). Selera seninya sangat tinggi dan skill individunya juga sangat bagus. Jeni Bonsai juga sangat kreatif dan punya potensi yang luar biasa ……

W. JAKA

W. JAKA

WISNU JAKA
Jeni Bonsai adalah artis bonsai yang multi talenta. Memiliki bakat, wawasan dan passion di atas rata-rata. Koleksi yamadori pemphis acidulanya artistic dan punya kecenderungan untuk diolah menjadi masterpiece modern bonsai.

SULIS N

SULIS N

SULIS NINJA
Jeni ini pendiam orangnya, tapi kalau sudah ketemu passionnya …. wah, akan mengalir deras. Sketsanya bagus banget. Gaya dan karekter bonsainya beda. Dia saat ini trainer di banyak kota di Jawa, beredar sampai Bali segala. Dia calon master hebat, asal mentalnya kukuh.

KANAL T

KANAL T

KANAL TIMUR
Rojani Sumarlin itu dukun santigi, dan bisa jadi satu-satunya seniman bonsai dari suku Badui. Dia faham betul urat dan flow pemphis acidula. Nge-Jin dia lakukan secara manual seolah pahat yang menuntun tangan dia. Hebat ….

PRIYA U

PRIYA U

PRIYA UTAMA

Jeni jelas seorang great designer. Saya selalu suka akan sketsa-sketsa bonsainya. Dia punya keberanian merubah tampilan bonsai yang sudah jadi menjadi yang tidak biasanya… khususnya santigi. Hebat dia

ADAM

ADAM

ADAM BONSAI
Jeni Bonsai, sosok muda konsisten kepada seni bonsai, cerdas dan banyak belajar, banyak aspek dari sketsanya. Totalitasnya perlu diacungi jempol. Sepuluh tahun kedepan saya yakin Jeni bakal jadi salah satu master bonsai Indonesia.

ANTARA BESI, MENEMBAK DAN BONSAI

5 Comments

  1. Adam Bonsai says:

    Thanks Pak@ Bonsai Gajah …. Congratulation for JENI ‘Subang” Bonsai. Good luck Man!!

  2. Priasmono says:

    Gila aja!! Bonggol satu mobil pick-up dikemplang orang?

  3. Betawi Asli says:

    Priasmono, dibilang hilang lage! Wuakakakakkkk

  4. Taipan Bonsai says:

    Salut!!
    Bisa tahu kontak personnya pak Rojani?
    Terima kasih

  5. Dedi Master Bonsai says:

    Bagus http://bursabonsai.com menampilkan anak-anak bangsa yang berbakat menonjol seperti bang Jeni ini. Semoga regenerasi berjalan lancar, sambil tetap menghormati master-master kita yang mulai pada menua.
    Salam dari Lampung!

Leave a Reply

Copyright © 2013 bursabonsai.com · All rights reserved